"KARTINI DAY'S"
Jumat, 29/4/2016 (11.00 - 13.00 WIB)
STIM YKPN mengadakan acara dalam memperingati Hari Kartini, yang diadakan setiap tahunnya.
Susunan acara tersebut meliputi :
1. Acara Keluwesan
2. Acara Serah-Terima Jabatan
3. Acara Kuis
Sebelum acara dimulai,
Ibu Sri Ekanti Sabardini_(Bu Dini) dosen STIM YKPN bercerita tentang "Anandi" yang menceritakan adat di India. Singkat cerita, Anandi adalah seorang gadis cilik yang sudah dijodohkan. Ia tidak diperbolehkan mengenyam pendidikan di bangku sekolah, padahal ia termasuk gadis pintar. Jika, suaminya makan tanpa sisa maka Anandi tidak makan dan sebaliknya. Kemudian jodoh Anandi meninggal, maka sesuai adat, Anandi harus mengenakan baju polos, masak sendiri, makan tidak menggunakan lauk, hingga tidur sendiri di lantai. Cerita tersebut merupakan gadis yang mematuhi adat istiadat di tempat tinggalnya.
"Teruskan Kartini" yang meninggal di usia 25 tahun.
Namun, emansipasi ini membuat wanita maju -> 'Tapi menjual dirinya sebagai perusak'
Apakah itu yang disebut sebagai Kartini? Emansipasi?
Seharusnya, kita betul-betul menjadi wanita seperti yang diinginkan Kartini. Kartini yang pintar,luwes,cantik bahkan menarik. Kartini yang cinta Negara dan pastinya menjadi wanita Indonesia yang luar biasa.
11.30 WIB
Acara Keluwesan dimulai, sebelumnya kami menyanyikan lagu "Ibu Kita Kartini" secara bersama-sama.
Acara keluwesan ini diikuti sebanyak 16 wanita luar biasa. Yang terdiri dari dosen, staff karyawan bahkan mahasiswi juga ikut memeriahkannya. Para wanita cantik ini menggunakan baju adat dari Sabang sampai Merauke. Ada dari Riau, Jawa, Kalimantan, Manado, Papua, dll.
12.15 WIB
Acara inti Serah-Terima Jabatan dari Bu Esti selaku pengurus lama kepada Bu Dini selaku pengurus baru.
12.35 WIB
Acara yang terakhir yaitu Acara Kuis, acara ini adalah tebak-berhadiah. Siapa yang dapat menjawab pertanyaan tentang Ibu Kartini maka, mendapatkan doorprize seperti minyak goreng, makanan ringan, dll.
13.00 WIB
Acara selesai, dan acara "Hari Kartini" ditutup dengan foto bersama.
Sebagai wanita penerus bangsa, sebaiknya kita benar-benar menjadi wanita yang luar biasa. Tidak hanya parasnya saja yang cantik , melainkan sikap/attitude juga mencerminkan sebagai wanita yang smart.
Kartini telah banyak memiliki peran yang luar biasa dalam emansipasi wanita.
Janglah menjadi wanita yang lemah. Namun, jadilah wanita yang kuat, yang hebat, dan pantang menyerah.
"JADILAH WANITA YANG LUAR BIASA SEBAGAI PENERUS GENERASI BANGSA"
@praharia.nisa@yahoo.com


Joss. Seperti aku, kàrtini masa depan. 😃
BalasHapusBaru tahu kalau diposting...bagus...jadilah wanita Indonesia yang bersyukur sudah didongkrak oleh Ibu Kartini menjadi wanita maju, pintar, tetap berdiri pada posisi wanita mulia, yang bukan merusak tapi membentuk generasi luar biasa
BalasHapus